From Ramadhan to Idul Fitri

Setiap awal pasti ada akhirnya, setiap perjumpaan akan ada perpisahan. Begitu juga antara kita dan Ramadhan.

Bulan penuh rahmat itu pun akhirnya berlalu setelah 30 hari. Bulan yang membuat hari-hari kita berubah, kebiasaan kita pun berubah. Alhamdulillahnya menjadi sesuatu yang baik. :)  Yang biasanya jarang ke masjid, tiap malam jadi selalu ke masjid untuk tarawih. Yang biasanya baca Al-Quran gak sebanyak baca majalah/novel, jadi bertekad untuk khatam 30 juz. Yang biasanya bicara ceplas-ceplos, ngerumpi, atau pun berbohong, jadi mengerem mulut untuk sebisa mungkin menahan hal-hal itu. Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ramadhan memang akan selalu dinanti. Semua amal ibadah dilimpahkan pahalanya. Segala dosa diampuni sampai ke akarnya. Doa-doa pun dikabulkan. Segala Puji bagi Allah yang telah memberikan bulan yang penuh keberkahan itu kepada hambaNya. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah Ramadhan kita semua. Dan semoga kita masih dipertemukan dengan Ramadhan yang akan datang…Amin yaa Robbal ‘alamiin…🙂

Perpisahan dengan bulan Ramadhan juga memberikan rasa haru sekaligus suka cita, karena akhirnya kita sampai kepada hari kemenangan, yaitu Hari Raya Idul Fitri. Hari yang menjadikan kita kembali ke fitrah seperti bayi yang baru lahir, suci tanpa dosa. Semoga di hari yang fitri ini kita menjadi manusia baru yang lebih baik, menjadi hamba Allah yang lebih bertaqwa, menjadi orang tua yang lebih bijaksana, menjadi anak yang lebih berbakti, menjadi suami/istri yang lebih soleh/solehah, menjadi pemimpin yang lebih amanah, menjadi teman yang lebih setia kawan… Amin yaa Robbal ‘alamiin…🙂

Dan untuk menyempurnakan amal ibadah di bulan Ramadhan, dan kebahagiaan di Hari Raya Idul Fitri, permintaan maaf dan pemberian maaf yang tulus dari hati yang terdalam adalah sesuatu yang indah.

Untuk semua keluarga, teman, dan handaitaulan…yang dekat dan yang jauh… Mohon maaf lahir dan batin…untuk lisan yang tak terjaga, janji yang terabaikan, hati yang berprasangka, dan semua sikap yang tidak berkenan…

Taqabbalallahu minna wa minkum…

Kulluamin wa antum bi khair…

Minal aidin walfaidzin…

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 H.

Wassalamualaikum

Auliyati ^_^

Leave a comment »

Ketika Iblis Bertamu Kepada Rasululah SAW

Ini salah satu kisah Rasulullah SAW dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas, ketika Iblis terpaksa bertamu kepada Rasulullah SAW. Sengaja aku posting untuk diketahui juga direnungkan, dan berharap semoga bisa bermanfaat.  ^_^

Ibnu Abbas RA mengisahkan :

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah.

“Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”

Rasulullah SAW bersabda : “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”

Kami menjawab : “Allah dan RasulNya yang lebih tahu.”

Beliau melanjutkan : “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”

Umar bin Khattab berkata : “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah.”

Rasulullah SAW menahannya : “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakn pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkah oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”

Ibnu Abbas RA berkata :

Pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Dijanggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.

Iblis berkata : “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin.”

Rasulullah SAW lalu menjawab : “Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai mahluk terlaknat apa keperluanmu?”

Iblis menjawab :”Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”

Rasulullah SAW bertanya : “Siapa yang memaksamu?”

Iblis menjawab : “Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata : “Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan menjadikan dirimu debu yang ditiup angin.” Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatupun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis : “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”

Iblis segera menjawab : “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah makhluk Allah yang paling kubenci.”

Rasulullah SAW : “Siapa selanjutnya?”

Iblis : “Pemuda yang bertaqwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”

Rasulullah SAW : “Lalu siapa lagi?”

Iblis : “Orang yang selalu bersuci.”

Rasulullah SAW : “Siapa lagi?”

Iblis : “Seorang yang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain.”

Rasulullah SAW : “Apa tanda kesabarannya?”

Iblis : “Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang-orang yang sabar.”

Rasulullah SAW : “Selanjutnya apa?”

Iblis : “Orang kaya yang bersyukur.”

Rasulullah SAW : “Apa tanda kesyukurannya?”

Iblis : “Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”

Rasulullah SAW : “Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”

Iblis : “Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam islam.”

Rasulullah SAW : “Umar bin Khatab?”

Iblis : “Demi Allah, setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”

Rasulullah SAW : “Ustman bin Affan?”

Iblis : “Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”

Rasulullah SAW : “Ali bin Abi Thalib?”

Iblis : “Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya, tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selalu berdzikir terhadap Allah SWT.)

Rasulullah SAW : “Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak sholat?”

Iblis : “Aku merasa panas dingin dan gemetar.”

Rasulullah SAW : “Kenapa?”

Iblis : “Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”

Rasulullah SAW : “Jika seorang umatku berpuasa?”

Iblis : “Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”

Rasulullah SAW : “Jika ia berhaji?”

Iblis : “Aku seperti orang gila.”

Rasulullah SAW : “Jika ia membaca Al-Qur’an?”

Iblis : “Aku merasa meleleh laksana timah di atas api.”

Rasulullah SAW : “Jika ia bersedekah?”

Iblis : “Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”

Rasulullah SAW : “Mengapa bisa begitu?”

Iblis : “Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya, yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka, dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”

Rasulullah SAW : “Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”

Iblis : “Suara kuda perang di jalan Allah.”

Rasulullah SAW : “Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”

Iblis : “Taubat orang yang bertaubat.”

Rasulullah SAW : “Apa yang dapat membakar hatimu?”

Iblis : “Istighfar di waktu siang dan malam.”

Rasulullah SAW : “Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”

Iblis : “Sedekah yang diam-diam.”

Rasulullah SAW : “Apa yang dapat menusuk matamu?”

Iblis : “Shalat Fajar.”

Rasulullah SAW : “Apa yang dapat memukul kepalamu?”

Iblis : “Shalat berjamaah.”

Rasulullah SAW : “Apa yang paling mengganggumu?”

Iblis : “Majelis para ulama.”

Rasulullah SAW : “Bagaimana cara makanmu?”

Iblis : “Dengan tangan kiri dan jariku.”

Rasulullah SAW : “Dimanakah kau menaungi anak-anakmu di musim panas?”

Iblis : “Di bawah kuku manusia.”

Rasulullah SAW : “Siapa temanmu wahai iblis?”

Iblis : “Pemakan riba.”

Rasulullah SAW : “Siapa sahabatmu?”

Iblis : “Pezina.”

Rasulullah SAW : “Siapa teman tidurmu?”

Iblis : “Pemabuk.”

Rasulullah SAW : “Siapa tamumu?”

Iblis : “Pencuri.”

Rasulullah SAW : “Siapa utusanmu?”

Iblis : “Tukang sihir.”

Rasulullah SAW : “Apa yang membuatmu gembira?”

Iblis : “Bersumpah dengan cerai.”

Rasulullah SAW : “Siapa kekasihmu?”

Iblis : “Orang yang meninggalkan shalat jumat.”

Rasulullah SAW : “Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”

Iblis : “Orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja.”

Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.”

Iblis segera menimpali : “Tidak, tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku? Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua, baik yang bodoh atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”

Rasulullah SAW : “Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”

Iblis : “Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjungan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.

Tahukah kamu Muhammad? Bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaitan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama, sebagian untuk mengganggu anak-anak muda, sebagian untuk mengganggu orang-orang tua, sebagian untuk mengganggu wanita-wanita tua, sebagian anak-anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. Tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah. Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus. Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus. Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaitan duduk di pinggu dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.

Syaitan juga berkata : “Keluarkan tanganmu.” Lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaitan pun menghiasi kukunya. “Mereka anak-anakku selalu menyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa. Tahukah kamu,Muhammad? Bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.

Tahukah kau, Muhammad? Dusta berasal dari diriku. Akulah makhluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. Barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.

Tahukah kau, Muhammad? Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar-benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gossip) dan namimah (adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata-kata cerai, istrinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat, jadi semua anak-anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.

Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur-ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat diluar waktu, maka shalat itu dipukulkan ke mukanya.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, ia pun menoleh, pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta kukatakan ‘shalatmu tidak sah’. Bukankah kamu tahu Muhammad? Orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.

Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas, ia pun shalat sepeti ayam yang mematuk beras.

Jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam. Kamu tahu bahwa melakukan itu shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai. Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaitan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan ia pun semakin taat padaku.

Kebahagiaan apa untukmu? Sedangkan aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. Aku katakan padanya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. Orang sakit dan miskin tidak. Jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’ Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.

Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.

Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?

Rasulullah SAW bertanya: “Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?”

Iblis: “10 macam.”

Rasulullah SAW: “Apa saja?”

Iblis menjawab:

  1. Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengijinkan. Allah berfirman: “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak, dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS.Al-Isra:64). Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
  2. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaitan.
  3. Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan halal.
  4. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
  5. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
  6. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai quranku.
  7. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
  8. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku. Allah berfirman: “Orang-orang boros adalah saudara-saudara syaitan.” (QA.Al-Isra:27)
  9. Wahai Muhammad, aku minta agar Allah mmbuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.
  10. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab: “Silahkan,” dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.

Iblis berkata: “Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorang pun!! Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun dimuka bumi ini. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”

Rasulullah SAW lalu membaca ayat: “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT.” (QS.Hud:118-119)

Juga membaca: “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku.” (QS. Al-Ahzab:38)

Iblis lalu berkata: “Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk-mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. Aku si celaka yang terusir. Ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu dan aku tak berbohong.”

SEMOGA KITA TERMASUK GOLONGAN ORANG YANG DILINDUNGI OLEH ALLAH SWT.

AMIN YA ROBBAL ‘ALAMIIN.

Salam NunaaUlil ^_^

Leave a comment »

Doa Harian Bulan Ramadhan (10 hari terakhir)

Teman, aminkan doa di hari ke duapuluh satu shaum Ramadhan ini.

“Allahumaj’alli fiihi ila mardhotika dalilan wala taj’alli syaithoni fiihi ‘alaiya sabilan waj’aliljannata lii manzilan wamaqilan, ya qodiya hawa ijitholibin”

Ya Allah, berikan kami dibulan ramadhan ini petunjuk mencapai keridhaan-Mu, jangan Kau beri kesempatan setan menggoda kami, dan jadikanlah surga sebagai tempat tinggal kami. Wahai Pemberi segala kebutuhan orang-orang yang meminta”

***

Teman, aminkan doa di hari ke duapuluh dua shaum Ramadhan ini.

“Allahumaftakhli fiihi abwaaba fadhlika wa anzil ‘alaiyya fiihi barokatika wawafiqnii fiihi limujiibati mardhatika wa askinni fiihi bukhbukhati jannatika, ya mujiiba da’watilmutthorin”

“Ya Allah, bukalah bagi kami dibulan ramadhan ini pintu-pintu anugerah-Mu, turunkanlah berkah-Mu dan taufik kepada kami untuk mencapai ridha-Mu, dan tempatkan kami di dalam surga-Mu. Wahai Pengabul Permintaan orang-orang yang ditimpa kesulitan”

***

Teman, aminkan doa di hari keduapuluh tiga shaum Ramadhan ini.

“Allahummaghsilni fiihi minadhunubi wathohirni fiihi minal’uyubi wamtakhni qolbi fiihi bitaqwalqulub, Ya muqila ‘atsarotilmudzinibin”

“Ya Allah, sucikanlah kami dibulan ramadhan ini dari dosa-dosa, bersihkan kami dari segala aib, dan ujilah kami dengan ketakwaan, Wahai Pemaaaf Segala Kesalahan orang-orang yang berdosa”

***

Teman, aminkan doa di hari ke duapuluh enam shaum Ramadhan ini,

“Allahumaj’al sa’yi fiihi masykura wadzanbi fiihi maghfuran wa’amali fiihi maqbulan wa ‘aibi fiihi masturan, ya asma’assami’in”

“Ya Allah, jadikan upaya kami dibulan ramadhan ini disyukuri, dosa kami diampuni, amal kami diterima, kejelekan kami ditutupi. Wahai Dzat Yang Maha Mendengar setiap yang mendengar.”

***

Teman, aminkan doa di hari keduapuluh tujuh shaum Ramadhan ini,

“Allahumarzuqna fiihi fadhla lailatil qadri washiyyir umuri fiihi minal ‘usri ilal yusri waqbal ma’adziiri wakhutho ‘anniyadzanba walwizra, yaa ra-ufan bi’ibadihisholiikhin”

“Ya Allah, anugerahkan kami dibulan ramadhan ini keutamaan Lailatul Qadar, mudahkan kesulitan kami, terimalah ketidakmampuan kami, dan hapuskan dosa dan kesalahan kami. Wahai Maha Kasih HambaNya yang sholeh”

***

Teman, aminkan doa di penutup shaum Ramadhan ini,

“Allahumaj’al shiyami fiihi bisyukri walqobuli ‘ala maatardhohu wa yardhohurrosulu mukhkamah furuu’uhu bil-ushuli bi khaqqi muhammad wa alihithohirin, walhamdulillahi robbil ‘alamin”

“Ya Allah, kabulkan puasa kami di bulan ramadhan ini sesuai dengan ridha-Mu dan ridha Rasul-Mu sehingga cabangnya kokoh karena pondasinya demi junjungan kami Muhammad dan keluarganya. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam”

***

Salam NunaaUlil ^_^

Sumber : http://www.facebook.com/pages/Mukjizat-Sholat-Dan-Doa

Leave a comment »

Doa Harian Bulan Ramadhan (10 hari kedua)

Teman, aminkan doa di hari ke sebelas shaum Ramadhan ini.

“Allahumma habab illaiya fiihil-ihsaana wa karrih ilaiya fiihil fusuqa wal’ishyana wa harram ‘alaiya fiihisakhatha wannirana bi’aunika ya ghiyatsalmusghitsiin”

“Ya Allah, cintakan kami dibulan suci Ramadhan ini berbuat kebaikan, benci kefasikan dan kemaksiatan, dan cegahlah kami dari kemurkaan dan neraka-Mu dengan pertolongan-Mu, Wahai Penolong dari peminta pertolongan”

***

Teman, aminkan doa di hari ke dua belas shaum Ramadhan ini.

“Allahuma zaiyyannii Fiihi bissitri wal’afaafa wasturnii fiihi bilibaasilqunu’i walkafaafi wahmilnii fiihi ‘alal’ad-li wal-inshaafi wa aminni fiihi min kulli maa a khafu bi’ishmatika ya ‘ishmatal kha-ifiin”

“Ya Allah, hiasilah kami di bulan Ramadhan ini dengan menutupi kesalahan kami dan rasa malu dengan pakaian qana’ah, tuntunlah kami agar berbuat adil, jagalah kami dari setiap yang kami takuti dengan penjagaan-Mu. Wahai Penjaga orang-orang yang ketakutan”

***

Teman, aminkan doa di hari ke tigabelas shaum Ramadhan ini.

“Allahuma thahirni fiihi minaddanasi wal-uqdhari wasshabirni fiihi ‘ala kaa-inaati wal-uqdari wawafiqni fiihi lttuqa washuhbatil-abrar bi’aunika ya qurrati ‘ainil masakin”

“Ya Allah, sucikan kami dibulan ramadhan ini dari kotoran, jadikan kami sabar menerima segala ketetapan-Mu, dan anugerahkan taufik untuk meraih taqwa dan bersahabat dengan orang-orang yang bijak, dengan pertolongan-Mu Wahai Ketentraman hati orang-orang miskin”

***

Teman, aminkan doa di hari ke limabelas shaum Ramadhan ini.

“Allhuma laa tu-akhidzni fiihi bil’atsarati wa aqilnii fiihi minalkhathaayaa walhafawati walaa taj’alni fiihi gharadhan lilbalaaya wal-afaati bi’izzatika yaa ‘izzalmuslimun”

“Ya Allah, jangan Kau siksa kami dibulan suci Ramadhan ini dengan kesalahan kami, selamatkan kami dari segala kesalahan, dan jangan Kau jadikan kami tempat persinggahan malapetaka dan bencana, dengan kemuliaan-Mu Wahai Kemuliaan Muslimin”

***

Teman, aminkan doa di hari keenam belas shaum Ramadhan ini.

“Allahumma waffiqni fiihi limuwafaqatil abrar wajanibni fiihi murafaqat alasy-rar wa awini fiihi birahmatika ila fidaarilqarar bi ilahiyyatika ya ilahal ‘alamin”

“Ya Allah, berikan taufik-Mu kepada kami dibulan Ramadhan ini untuk berkumpul dengan orang-orang baik, jauhkan kami bersahabat dengan orang-orang jahat, dan dengan rahmat-Mu tempatkan kami dalam rumah keabadian bersama-Mu, Wahai Tuhan Semesta Alam”

***

Teman, aminkan doa di hari ketujuh belas shaum Ramadhan ini.

“Allahummahdini fiihi lishaalihil a’mal waqdhili fiihil huwa-ija wal amala ya man la yahtaju ila tafsiri wasu-ali ya ‘amali bima fii shuduril ‘alamin shalli ‘ala muhammad wa alihithahirin”

“Ya Allah, tunjukkan kami dibulan ramadhan ini amal shaleh, dan penuhilah segala keperluan dan harapan kami, Wahai Dzat yang tidak membutuhkan penjelasan dan permintaan, yang mengetahui rahasia hati, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya”

***

Teman, aminkan doa di hari ke delapanbelas shaum Ramadhan ini.

“Allahumma nabbihni fiihi libarakaati as-khaarihi wa nawwir fiihi qalbi bidhiya-i anwarihi wa khudh bikulli a’dhaani ilattiba’i atsarihi binuurika ya munawwir qullubil ‘aarifin”

“Ya Allah, tunjukkan kepada kami dibulan ramadhan ini segala berkah tersimpan di dua pertiga malamnya, terangkan hati kami dengan cahayanya dan bimbinglah seluruh anggota tubuh kami untuk mengikuti tanda-tanda keagungannya dengan cahaya-Mu, Wahai Penerang Hati Orang-orang yang Arif”

***

Teman, aminkan doa di hari ke sembilanbelas shaum Ramadhan ini.

“Allahumma waffir fiihi khadhii min barakatihi wasahhil sabilii ila khairatihi walatakhrimni qabula hasanatihi ya hadiy ya ilalhaq”

“Ya Allah sempurnakanlah bagian kami dibulan ramadhan ini dengan keberkahan, permudahkan jalan kami untuk menempuh kebaikan dan janganlah Kau halangi kami untuk menerima kebaikannya, Wahai Penunjuk Jalan kepada kebenaran yang nyata”

***

Teman, aminkan doa di hari ke duapuluh shaum Ramadhan ini.

“Allahumaj’alni fiihi muhibbal aulia-ika wa mu’adiyala’da-ika mustana bisunnati khotima anbiya-ika ya ‘aashima qulubinnabiyyin”

“Ya Allah, jadikanlah kami dibulan ramadhan ini pecinta kekasihMu, pembenci para MusuhMu, mengikuti sunnah penutup para NabiMu, Wahai Penjaga Hati Para Nabi”

***

Salam Nunaa Ulil ^_^

Sumber : http://www.facebook.com/pages/Mukjizat-Sholat-Dan-Doa

Leave a comment »

Pembolak-balik hati…

10 Agustus 2011

Kemarin dapat sms dari mantan rekan kerja di kantor lama…

“Mba, aq mau ngasih tau,  insyaallah tgl.22 ini aq nikah! Tp cm akadnya aja, acara keluarga, krn lg bln puasa. Insyaallah resepsinya abiz lebaran.”

Agak kaget, tapi senang juga.

Yang bikin ga nyangka, dia akan menikah dengan teman kerja di kantornya yg baru, bukan dengan pacarnya yg sempat aku kenal dulu (sebenarnya ga kenal2 amat sih…hehe :p ). Padahal dulu dia tuh pernah bilang ga bisa berpaling ke orang lain. Walaupun hubungan mereka putus-sambung, dan si mantan cowoknya itu pindah ke luar daerah, tp tetap hatinya masih sama cowok itu!

Hmm…jodoh emang ga disangka dan ga ada yg tahu yaa… Meskipun dulu bilang sayang banget sama seseorang dan ga bisa berpaling, toh akhirnya bisa juga menerima orang lain, bahkan bersedia menikah!

Allah memang Maha Pembolak-balik hati hamba-Nya! Ketentuan-Nya lah yang berlaku!

Nunaa Ulil ^_^

Leave a comment »

Pria dalam mimpi…

09 Agustus 2011

Habis shubuh tidur lagi (kebiasaan yg buruk hehe… :p), lumayan ada waktu 45 menit mengistirahatkan mata yg seharian ini bakalan mantengin komputer 7 jam-an, belum lagi tambahan di rumah, hehe…

Dalam waktu 45 menit itu, eeh… sempet2nya mimpi! Berasa dalam film yg agak misterius gitu…tp susah untuk diuraikan dgn kata2. Tau sendiri kan, mimpi tuh samar2, agak sulit mengingatnya… fiuh…

Tapi satu hal yg bisa aku ingat. Dalam mimpi itu seorang pria menggenggam erat tanganku…aku mengangkat wajah dan memandangnya, dia balas menatap dan tersenyum, membuat aku pun tersenyum…🙂 dan kami berjalan bergandengan tangan. So sweet deh pokoknya hehe…😀

Meski cm mimpi tapi aku merasakan bahagia dan tentram… walau aku ga tau sp pria itu…? belum pernah ngeliat sebelumnya…😦

Hmm kira2 apa yaa artinya…?

Mungkin kah itu keinginan bawah sadar, atau mungkin harapan hati yg terdalam akan munculnya sosok seorang pria yg dapat menetramkan hati, yg masih terus dinanti…?

Yaa Rabb… jika mimpi ini datang dari-Mu sebagai petunjuk untukku akan hadirnya Pangeran ku…semoga segera terwujud… :)  Namun jika mimpi itu hanya tipu muslihat syaitan, aku berlindung pada-Mu darinya Yaa Allah…

Amiiinn…

Nunaa Ulil ^_^

Leave a comment »

Doa Harian Bulan Ramadhan (10 hari pertama)

Teman, aminkan doa di hari pertama shaum Ramadhan untuk meraih keberkahan.

“Allahumaj’al shiyamii fiihi shiyaamasha-imiina wa qiyami fihi qiyamal qa-imin wa  nabbahnii fiihi ‘an nau matil ghaafiliin wahablii jurmii fiih.”

“Ya Allah, jadikan puasa dan ibadah kami dibulan ini seperti puasa orang-orang sejati, bangunkan kami di bulan ini dari kelelapan tidur orang-orang yang lupa, dan ampunilah kesalahan kami”

***

Teman, aminkan doa di hari kedua shaum Ramadhan untuk meraih rahmat Allah.

“Allahuma qarabni fiihi mardhaatika wajannabnii fiihi min sakhatika wa naqimatika wa wafaqni fiihi liqira a ti ayatika birahmatika ya arhamarahimin.”

“Ya Allah, dekatkan kami dibulan ini dengan ridha-Mu, hindarkan kami dari murka-Mu dan anugerahkan taufik kepada kami untuk membaca ayat-ayat-Mu dengan rahmat-Mu Wahai Dzat yg Maha Pengasih dan Maha Penyayang”

***

Teman, aminkan doa di hari ketiga shaum Ramadhan.

“Allahumarzuqni fiihidzahna wattanbiha wabaa ‘idnii fiihi minassafahati wattamwiihi waj’allii nasiiban min kulli khairin tunzila fiihi bijudika ya ajwadal ajwadiin”

“Ya Allah, anugerahkan kami dibulan ini kecerdasan dan kesadaran, jauhkan kami dari kebodohan, kesesatan dan limpahkan kami kebaikan yang Engkau turunkan dengan kedermawanan-Mu. Wahai Dzat Yang Maha Dermawan dari para dermawan”

***

Teman, aminkan doa di hari keempat shaum Ramadhan ini.

“Allahuma qawwani fiihi ‘ala iqamati amrika wa adzini fiihi halaawata dzikrika wa auzi’ni fiihi lada-i syukrika bikaramatika wahfadhnii fiihi bihifdhika wa sitrika ya absharanaadhiriin”

“Ya Allah kuatkan kami dibulan Ramadhan ini melaksanakan perintah-Mu, manisnya mengingat-Mu dengan kemurahan-Mu untuk bersyukur kepada-Mu demi kemurahan-Mu dan dengan penjagaan dan tirai-Mu jagalah kami,           Wahai Dzat yang Melihat dari orang-orang yang melihat”

***

Teman, aminkan doa di hari ke lima shaum Ramadhan.

“Allahumaj’alni fiihi minal mustaghfiriina waj’alni fiihi minal ‘ibadikashalihinal qanitina waj’alni fiihi min auliya-ikal muqarrabiina bira-afatika ya arhamarrahimin”

“Ya Allah jadikan kami dibulan Ramadhan ini sebagai golongan orang-orang yang mohon ampun, sholeh dan pasrah, jadikan kami sebagai kekasih-Mu yang dekat dengan-Mu, dengan kasih sayang-Mu, Wahai Dzat Yang Lebih Pengasih dari para pengasih”

***

Teman, aminkan doa di hari ke enam shaum Ramadhan ini.

“Allahuma la tahdzulni fiihi lita’arrudhi ma’shiatika wala tadhribni bisiyathi naqimatika qazahzihni fiihi min mujibati sakhathika bimanika wa ayadiika ya muntaha raghbatiraghibin”

“Ya Allah, jangan Kau hinakan kami dibulan Ramadhan ini karena kami bermaksiat kepada-Mu, jangan Kau cambuk kami dengan Murka-Mu dan jauhkan kami dengan penyebab murka-Mu. Dengan anugerah dan kekuasaan-Mu, Wahai Puncak Harapan para pengharap”

***

Teman, aminkan doa di hari ke tujuh shaum Ramadhan ini.

“Allahumma a’innii fiihi ‘ala shiyamihi wa qiyamihi wa jannibni fiihi min hafawatihi wa atsamihi wa zuqni dzikraka bidawaamihi bitaufiqika ya hadiyalmudhillin”

“Ya Allah, bantulah kami di bulan Ramadhan ini dalam melaksanakan puasa dan ibadah, jauhkan kami dari kesalahan dan dosa, dan anugerahkan kami untuk mengingat-Mu untuk selamanya dengan taufik-Mu, Wahai penunjuk jalan orang-orang yang sesat”

***

Teman, aminkan doa di hari ke delapan shaum Ramadhan ini.

“Allahumarzuqnii fiihi rahmatalaitaami wa ith’aamatha’ama wa ifsyaa-assalama washuhbatal kirami bithaulika ya malja-alaamiliin”

“Ya Allah, anugerahkan kepada kami dibulan suci Ramadhan ini untuk mengasihi anak-anak yatim, memberi makan, menebarkan salam dan bersahabat dengan orang-orang yang mulia dengan keutamaan-Mu, Wahai Tempat Bernaung orang-orang yang berharap”

***

Teman, aminkan doa di hari ke sembilan shaum Ramadhan.

“Allahumaj’alli fiihi nasiban min rahmatikal waasi’ati wahdinii fiihi libarahinika sathi’a-ti wa khudh binashiyatii ila mardhatikal jami’atika yaa amalal musytaqin”

“Ya Allah, limpahkan kepada kami di bulan Ramadhan ini rahmat-Mu yang luas, tunjukan kami kepada tanda-tanda-Mu yang terang, dan tuntunlah kami kepada ridha-Mu yang Maha Luas dengan cinta-Mu, Wahai Harapan orang-orang yang rindu”

***

Teman, aminkan doa di hari ke sepuluh shaum Ramadhan ini.

“Allahumaj’alni fiihi minal mutawakkilin ‘alaika waj’alni fiihi minal faizina ladaika waj’alni fiihi minal muqarrabin ilaika biikhsanika ghaayatathalibin”

“Ya Allah, jadikan kami di bulan ramadhan ini golongan orang yang bertaqwa, orang-orang yang berjaya diharibaan-Mu dan orang-orang yang dekat kepada-Mu dengan kebaikan-Mu, Wahai Tujuan orang-orang yang berharap”

***

 

Salam Nunaa Ulil ^_^

Sumber : http://www.facebook.com/pages/Mukjizat-Sholat-Dan-Doa

Leave a comment »